Home Terbaru Agar Cepat Dapet Jodoh, Ayah Ini Belikan Anaknya 20 Rumah

Agar Cepat Dapet Jodoh, Ayah Ini Belikan Anaknya 20 Rumah

update.idnpos.com update video May 13, 2022 8:18 pm

Jakarta, CNBC Indonesia – Seorang bapak di China menghadiahkan 20 unit properti pada putranya dengan tujuan supaya sang anak dapat segera dapat jodoh. Namun, ungkapan kasih sayang berasal dari seorang bapak pada anaknya ini justru memicu perdebatan di kalangan masyarakat China karena dianggap menunjukkan obsesi orang tua menikahkan anaknya. 

Menurut laporan media lokal Jimu News yg dilansir Insider, sang bapak berasal berasal dari Provinsi Hebei. Ia datang ke pojok perjodohan di sebuah taman untuk mencari istri bagi putranya yg berusia 24 Tahun, sambil menenteng 20 sertifikat properti di tangan sebagaimana mas kawin.

Baca Juga :  [IDNpos-Update]-Perkutut Lokal Alam Lampung Gacor suka mancing emosi lawan

Pojok perjodohan ialah ruang publik tempat orang tua berkumpul untuk mencari calon pasangan bagi anak-anaknya. Mak comblang profesional serta menghadiri pertemuan ini untuk membantu menghubungkan orang tua satu sama yg lain. Mereka ditemukan di sangat banyak kota di seluruh China.

di dalam rekaman video yg beredar di media sosial, tas jinjing berwarna pink yg terbuka memperlihatkan setumpuk dokumen yg menurut sang bapak ialah sertifikat kepemilikan properti.

“Ayahnya tidak sedang pamer. Ia cuma ingin menunjukkan ketulusannya demi menemukan menantu perempuan dengan status yg sama,” seorang mak comblang bernama Wang mengatakan kepada Jimu News.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Ayah Pemerkosa Anak Kandung Secara Berulang di Aceh

“Dia mengatakan putranya memiliki pekerjaan yg stabil dan juga serta memiliki kualitas yg cukup baik,” lanjut Wang.

Setelah video itu menjadi viral, sangat banyak pengguna internet berkelakar bahwa mereka hendak mengajukan diri sebagaimana calon istri, sementara yg yg lain mengatakan bahwa langkah tersebut mencerminkan obsesi sebagian orang tua untuk melihat anak-anak mereka menikah.

“Tekanan seperti itu agak berlebihan. Mungkin putranya sendiri bahkan tidak mau menikah,” komentar salah satu orang.

Di China, terdapat semacam tuntutan bagi orang untuk menikah sebelum mereka berusia 30 Tahun. Tidak jarang orang tua mendorong anak-anak mereka segera mengakhiri masa lajang. Apabila wanita muda tidak menikah setelah usia 27, mereka disebut sebagaimana sheng nu, atau wanita sisa.

Baca Juga :  Dehidrasi Timbulkan Efek Negatif untuk Kulit Wajah, Begini Cara Mengatasinya Selama Puasa

Tekanan untuk menikah datang saat kaum milenial semakin menghindari pernikahan. Menurut statistik resmi, tingkat pernikahan China telah menurun selama delapan Tahun berturut-turut ke level terendah di dalam 36 Tahun.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Tak Mempan Pandemi, Hermes Bak Kacang Goreng di China

(hsy/hsy)


Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video selengkapnya :